4 Tips Mengatur Modal Usaha yang Ada Agar Usaha Anda Tidak Bangkrut



Inspirasi Bisnis - Panduan Mengendalikan Modal Usaha yang Ada Supaya Usaha Anda Tidak Pailit – Ruang apa yang benar-benar harus dilihat dalam satu usaha? Sejumlah besar usaha membuat kekeliruan dengan cuma fokus pada profitabilitas saja.

Tahukah Anda jika sebenarnya likuiditas ialah pilar lain yang membuat suatu usaha bisa berdiri dengan tegak? Likuiditas diraih lewat pengendalian modal kerja yang efektif.

Idenya seperti dengan ongkos hidup satu orang – dimana beberapa uang diperlukan untuk penuhi ongkos tersendiri seperti makanan, perumahan serta kesehatan.

Dalam soal ini, usaha memerlukan beberapa uang tunai untuk menutupi ongkos serta hutang periode pendek.

Umumnya anggapan yang menjelaskan “jika Anda membuahkan keuntungan, Anda akan mempunyai cukup uang” ialah salah.

Untuk pastikan perkembangan serta perubahan, Anda butuh mengurus modal kerja yang ada. Pengendalian modal kerja adalah rintangan besar buat banyak UKM.

Tetapi, dengan mengingat panduan di bawah ini, banyak permasalahan yang bisa Anda kurangi dalam realisasinya:

1. Tahu rasio modal kerja sekarang

rahasia keuangan orang paling kaya - sumber pendapatan penambahan
Sebelum Anda memutuskan jalan untuk tumbuh serta meningkatkan UKM Anda, cari info rasio modal kerja Anda sekarang.

Bagilah asset lancar Anda seperti uang tunai, persediaan serta piutang berdasar keharusan lancar, terhitung hutang seperti pembayaran penyuplai, pajak, serta pembayaran untuk pembiayaan usaha periode panjang.

Bila rasio ini nyatanya kurang dari satu, bermakna usaha tidak mempunyai cukup modal kerja untuk dapat membayar keharusan periode pendek.

Sesaat standarnya beragam menurut alasan industri, rasio yang semakin besar dari 1 menunjukkan usaha ada dalam tempat keuangan yang baik untuk tumbuh lebih jauh.

2. Atur Persediaan

Kebanyakan persediaan dapat mengikat sejumlah besar uang tunai, juga sekaligus tingkatkan ongkos penyimpanan. Di lain sisi, begitu sedikit persediaan dapat menyebabkan hilangnya kekuatan penjualan. 

Jalan keluarnya ialah meramalkan tuntutan pembelian berdasar riwayat penjualan, yang akan sangat mungkin Anda menjaga persediaan yang cukup. Terdapat beberapa alat yang dapat menolong UKM tingkatkan ketepatan peramalan.

Bila ada kebanyakan inventaris, pikirkan untuk jual beberapa pada harga rendah atau potongan harga – mungkin keseluruhan harga semakin lebih kecil dibanding dengan ongkos penyimpanan.

3. Mengurus Faktur

Langkah paling baik untuk pastikan pengendalian modal kerja yang pas dengan mengirim tagihan serta faktur dengan selekasnya, yang bisa dipandang seperti ‘Piutang Usaha’ serta tingkatkan modal kerja.

Penting untuk membuat praktik serta proses credit yang baik dengan client. Bila umumnya Anda memberi waktu pembayaran sepanjang 30 hari, coba untuk minta pembayaran dalam tempo 15 hari.

Beri penawaran potongan harga pada client yang bersedia lakukan pembayaran secara cepat. Lewat cara ini, arus kas usaha semakin lebih cepat bergerak, serta menghindarkan kemunduran yang mungkin berlangsung.

Di lain sisi, UKM bisa bernegosiasi dengan penyuplai untuk kriteria pembayaran yang lebih baik. Jauhi membayar lebih dini dari tanggal pembayaran. Untuk mengoptimalkan peranan investaris, Anda pun semestinya mempunyai lebih dari satu vendor.

4. Bikin gagasan kontingensi

Usaha Anda mungkin sekarang dapat membuat keuntungan yang besar sekali, tetapi Anda harus tetap mempersiapkan gagasan kontingensi untuk hadapi insiden tidak tersangka.

Tiap usaha mempunyai mekanisme manajemen efek yang berlainan, yang perlu diputuskan pada pandangan praktis serta obyektif tentang keperluan modal kerja.

Coba pikirkan efek yang mungkin berlangsung dari praktik usaha yang Anda lakukan saat ini, efek seperti kebakaran toko, penipuan yang dikerjakan oleh vendor atau customer, atau serta efek seperti hutang yang tidak dibayarkan oleh customer.

Risiko-risiko yang mungkin berlangsung ini harus Anda pikirkan, serta input dalam gagasan kontingensi Anda untuk pikirkan penyelesaian terbaik.

Sedia payung sebelum hujan, tahu efek sebelum efek itu betul-betul berlangsung. Jika Anda sudah mengetahui efek, serta membuat gagasan kontingensinya karena itu pada saat itu benar-benar berlangsung, paling tidak Anda dapat meminimalisirkan kerugian yang mungkin terkena.

Nah, saat ini sudah mengetahui kan jika tentu saja jadi satu orang pemilik usaha tidak cuma berkewajiban pikirkan taktik pemasaran saja, tetapi harus juga bisa bijak dalam mengurus modal usaha yang dipunyai.

Makin bijak Anda bisa mengurus modal yang ada, makin kemungkinan besar usaha Anda untuk terus berkembang jadi makin besar.

Tetapi, jika ditengah-tengah perjalanan Anda merasakan kurang modal karena beberapa operasional yang perlu dikerjakan, karena itu jangan sampai sangsi untuk ajukan utang pada lembaga yang ada.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel